Pramuka Tergerus dalam Kemajuan Teknologi
Pramuka adalah organisasi dengan berbagai kegiatan yang menyenangkan. Itu mungkin adalah pandangan sebagian dari kita, namun apakah memang benar begitu? Apakah pramuka masih relevan di masa sekarang? Apakah pramuka memang benar-benar dibutuhkan? Pada pembahasan kali ini kita tidak akan membahas tentang materi atau keterampilan, tapi kita akan berdiskusi tentang bagaimana kondisi pramuka di masa sekarang.
Pramuka Tergerus dalam Kemajuan Teknologi
Sebuah judul yang sangat mencengangkan. Tapi coba kita perhatikan semua hal yang ada di sekitar kita! Teknologi sudah berkembang pada tahap yang kita sendiri mungkin tidak bisa membayangkannya. Ponsel yang dulunya eksklusif, harganya mahal, dan memiliki fitur terbatas sekarang sudah menjadi ponsel pintar yang bisa kita kendalikan hanya dengan ujung jari kita.
Perkembangan teknologi benar-benar sangat radikal. Kita ambil contoh AI atau kecerdasan buatan. Apakah dulu kita pernah membayangkan akan ada suatu masa di mana kita benar-benar mengobrol dengan mesin? Bukan hanya mengobrol tapi mereka juga bisa membantu kita melakukan tugas-tugas yang kita sebagai manusia pun perlu usaha yang ekstra untuk melakukannya. Sungguh era yang sangat luar biasa bukan? Tapi sekarang pertanyaannya adalah ....
Apakah Pramuka Masih Relevan di Masa Sekarang?
Jika kita bisa mengakses informasi melalui ujung jari kita, untuk apa kita harus repot-repot mengikuti kegiatan pramuka? Kita bisa mencari rumus sandi, materi pramuka terbaru atau bahkan soal-soal pramuka lewat internet. Untuk apa kita harus berpanas-panasan di lapangan menerima materi yang bisa kita dapatkan dengan mudah? Apakah pramuka itu diperlukan?
Well, tidak mudah untuk menjawab pertanyaan ini. Semua argumen itu bisa dikatakan valid jika kita melihat kondisi di sekitar kita. Namun kita juga tau kalau pramuka bukan hanya sekedar tempat untuk mendapatkan materi, tapi juga berbagai pengalaman berharga, bahkan mungkin pengalaman inilah yang nantinya akan jadi jauh lebih berguna di masa depan.
Coba kita pikirkan lagi! Memang kita bisa mengakses informasi dengan mudah hanya dengan mengetiknya di google, tapi apakah anak-anak kita akan melakukannya? Inilah yang penting karena kebanyakan apa yang kita lakukan dengan ponsel kita adalah mencari hiburan. Tiktok dan YouTube jadi tempat yang lebih menarik daripada membaca hal yang bermanfaat.
Jangan menyangkal! Meskipun ada orang yang menyukai belajar, tapi berapa banyak? Mungkin hanya ada satu dari seratus orang yang benar-benar menggunakan ponsel mereka untuk melakukan hal yang bermanfaat. Berbagai macam informasi masuk ke dalam kepala kita setiap harinya namun berapa banyak dari semua itu yang bermanfaat?
Dulu pramuka mungkin bisa menjadi tempat yang benar-benar menyenangkan. Anak-anak belum mengenal teknologi sehingga bermain dengan teman adalah hal yang paling mereka tunggu. Dalam hal ini pramuka bisa menyediakan tempat bagi mereka untuk bisa belajar dan bermain bersama.
Maka dari itu, dalam kondisi dunia saat ini pramuka bisa dikatakan kurang relevan. Perkembangan teknologi yang begitu pesat meninggalkan pramuka menjadi sekedar formalitas untuk diikuti. Tidak akan ada banyak yang mendapatkan manfaat apabila mereka hanya sekedar ikut-ikutan. Harus ada gerakan radikal yang mengubah pandangan orang tentang pramuka.
Lalu Bagaimana Agar Pramuka Menjadi Lebih Relevan?
Untuk menjawab hal ini tentunya tidak sederhana. Jika kita hanya melihat dari skill atau keterampilan yang diajarkan dalam pramuka mungkin memang tidak akan terlalu ada gunanya di kehidupan nyata. Sandi, tali-temali, baris berbaris, dan berbagai keterampilan yang diajarkan dalam pramuka bisa dipandang sebagai hal yang kuno bagi anak muda zaman sekarang.
Hal pertama yang mungkin bisa dilakukan untuk meningkatkan relevansi pramuka adalah dengan mengubah kurikulum itu sendiri. Ya, ini mungkin radikal, tapi ini diperlukan. Mengubah bukan berarti menghapus materi namun menambahkan beberapa hal yang membuatnya bisa lebih relevan. Contohnya tidak hanya cara menggunakan kompas tapi di masa sekarang para anggota pramuka juga perlu diajarkan bagaimana cara menggunakan teknologi maps online seperti Google Maps. Tidak semua orang punya kompas namun hampir bisa dipastikan kalau setiap keluarga memiliki setidaknya satu ponsel pintar.
Dalam hal ini esensi yang diajarkan dalam pramuka tetap sama namun media yang dipakai bisa berubah. Kita tidak meninggalkan alat navigasi seperti kompas, tanda alam atau lainnya. Kita hanya menambahnya dengan keterampilan untuk membaca map digital. Hal yang terdengar sepele tapi tidak semua orang bisa menggunakan map digital dengan benar.
Masih banyak hal yang bisa kita tambahkan dalam pramuka. Jika kita sebutkan semua, jumlahnya akan terlampau banyak. Tapi intinya bukan materi yang dihapus, tapi materi yang diperbarui. Kita tau untuk melakukan ini akan membutuhkan proses yang sangat panjang, karena itulah kita perlu segera memulainya.
Di sisi lain peran dari seorang pembina atau pelatih juga sangat dibutuhkan di sini. Pembina harus mempu membuat materi menjadi lebih menarik bagi para anggota pramuka. Jangan hanya menganggap bahwa apa yang dulunya baik di masa kita pasti juga akan tetap sama di masa sekarang. Ingatlah! Zaman berubah lebih cepat dari apa yang bisa kita bayangkan.
Bisakah Pramuka Bertahan di Masa Depan?
Pramuka adalah sebuah organisasi besar yang mencapai skala internasional. Pramuka sudah melewati berbagai zaman dan bisa membuktikan eksistensinya yang tidak main-main. Kita bisa mengatakan dengan percaya diri kalau pramuka pasti bisa bertahan. Tidak mungkin sebuah organisasi sebesar ini runtuh begitu saja.
Tapi ada hal yang perlu kita perhatikan. Berapa banyak organisasi besar dunia yang sudah runtuh sepanjang zaman? Bukankah pada suatu masa juga ada sebuah organisasi yang bisa jadi lebih besar dari pramuka, namun kita tidak pernah lagi mendengar namanya. Jangan terlalu besar kepala dan memegang tradisi pramuka erat-erat tanpa memperhatikan berbagai hal di sekitar kita. Pramuka perlu berubah.
Sejauh ini mungkin hanya itu yang bisa kami katakan tentang pramuka. Kita hanya bisa berdoa semoga pramuka tetap berjaya.

Komentar
Posting Komentar